Air dan Perubahan Iklim

TPS 008: Tempat Pemungutan Suara Presiden Jokowi hingga Saksi Pemilu dari Orde Baru


Pemilihan Umum 2019 adalah sebuah momen pesta demokrasi bagi Indonesia. Sebab, setiap mereka yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk berhak untuk memilih tiap-tiap calon wakil rakyat dan juga calon Presiden.

Pada kesempatan kali ini, setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) berlomba-lomba untuk menarik perhatian penduduknya untuk memilih pada 17 April 2019. Salah satunya adalah TPS 008. TPS yang bertempat di kawasan Menteng, Jakarta Pusat ini dipenuhi berbagai awak media. TPS ini menjadi tempat yang spesial karena Presiden Joko Widodo mencoblos di sini.

TPS 008 sendiri memakai konsep kebudayaan betawi. TPS lengkap dengan suasana adat betawi, terlihat pula 2 ondel-ondel di pintu masuk TPS.

Petugas yang berjaga pun memakai baju batik betawi berwarna biru dengan corak ondel-ondel. Sedangkan yang perempuan, memakai baju kebaya lengkap dengan roknya yang juga bermotif ondel-ondel.

Setiap para pencoblos, dipanggil namanya oleh petugas yang kemudian masing-masing surat suara dibuka lembarannya untuk menghindari terjadinya kecurangan atau bolongnya kertas yang ada.

Dibuka pada pukul 07.00, TPS ini benar-benar tepat waktu menutup dengan pengumuman pada jam 13.00 Waktu Indonesia Barat.

Jumlah keseluruhan pemilih terdapat 235  orang dengan pemilih laki-laki 119 orang dan perempuan 116 orang. Total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 198 orang, Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) 119 orang, Daftar Pemilih Khusus 2 orang. Total pemilih adalah 156 orang dengan 109 suara yang memilih nomor 01, 46 suara yang memilih 02, suara tidak sah sebanyak 1 suara. Kemudian, terdapat pula 79 orang yang tidak hadir.

SAKSI PEMILU DARI ZAMAN ORDE BARU

Di balik jalannya Pemilu, terdapat saksi pemilu yang mengesahkan berjalannya pemungutan suara. Salah satunya adalah Michael. Ia merupakan saksi dari pihak 01.  Sebelumnya ia pernah menjadi saksi pada saat Pemilu Orde Baru. Berikut cerita pengalamannya menjadi saksi.

Keterbatasan Bukanlah Hambatan


Namanya Fataya Azzahra. Seorang penulis berkelahiran tahun 1991 di Jakarta. Menulis sejak tahun 2012, saat ini ia sudah memiliki buku sejumlah 4 buah. Buku-buku tersebut antara lain L'amour C'est Toi (2015), More Than This (2018), Sahabat Dilarang Jatuh Cinta (2018), Athaya dan Elgra (2019). Ia menulis berawal dari tulisan cerita pendek pada saat ia duduk di bangku kuliah jurusan Sastra Indonesia.

Inspirasi
Awalnya ia sering diajak oleh sang Ayah pergi ke toko buku. Ia membayangkan suatu saat nanti ia bisa melihat namanya di antara buku-buku yang ada di toko. Ayahnya juga menjadi sosok inspirasi karena telah menerbitkan beberapa buku non-fiksi. Bercerita tentang inspirasi, ia mengatakan bahwa ide untuk menulis bisa datang darimana saja. Ia sendiri suka berdiskusi dengan adik dan juga bertanya kepada teman-temannya di media sosial perihal ide-ide atau inspirasinya. Ia juga bercerita bahwa impian, keinginan, dan harapan juga bisa tuangkan menjadi sebuah ide ke dalam cerita.



Jatuh Bangun Penulis
Fataya sempat mengalami beberapa hambatan dalam menulis novelnya. Banyaknya penulis baru di internet juga merupakan tantangan bagi dirinya. Mulai dari sulitnya mencari penerbit, hingga mengalami yang namanya buntu ide dalam menulis. Namun, ia tetap berusaha untuk menyelesaikan setiap cerita yang ia tulis.


Keterbatasan Bukan Alasan untuk Berhenti Menulis
Sempat mengalami kecelakaan pada saat duduk di Sekolah Dasar, ia kini mengalami lumpuh sebagian tubuh sebelah kanan. Sehingga ia hanya bisa menulis dengan tangan kirinya. Tetapi hal tersebut tak menjadi sebuah hambatan bagi Fataya. Rencananya, Fataya akan tetap terus menulis dan menulis.




Fataya berharap, salah satu karya novelnya bisa diangkat menjadi ke layar lebar. Ia juga berpesan kepada kalian yang ingin menulis, bahwa 'menulislah seperti menulis impianmu sendiri!' artinya menulis dengan sungguh-sungguh seperti seolah-olah tulisan yang kita tulis adalah sebuah kenyataan yang ingin dicapai.


Diberdayakan oleh Blogger.
 

Fathania Nazmi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review