Air dan Perubahan Iklim

Baiknya Tukang Jualan Ini Bagikan Kerupuk di Tengah Demo DPR

Saat itu (24/09) mahasiswa dengan beragam warna jaket turun meramaikan demonstrasi di jalan dekat jembatan Ladogi, Jalan Gerbang Pemuda, Senayan. Walau panas matahari cukup menyengat, ini tak mematahkan semangat mahasiswa untuk terus berjalan mendekati Gedung DPR demi menuntut 7 tuntutan
Tak lama ada 2 gerobak Mie Ayam dan Ketupat Sayur yang mungkin sering berjualan sekitar Senayan melewati kerumunan mahasiswa. Mahasiswa yang aksi pun langsung memberikan jalan untuk mereka lewat. Tak disangka, kedua gerobak ini justru berhenti di antara massa aksi yang sedang berdiri. Ternyata mereka membagikan sekantung plastik kerupuk dan juga sekantung plastik pangsit goreng kepada mahasiswa. Sontak mahasiswa yang dibagikan langsung berteriak, "Terima kasih ya pak!" Kemudian dibagikan kerupuk-kerupuk tersebut di antara mahasiswa yang kelaparan. "Eh mau dong, mau dong!"




Tak sempat bertanya, kedua gerobak tersebut usai membagikan kerupuk dan pangsit goreng langsung pergi meninggalkan barisan mahasiwa.

Reporter dan Fotografer: Fathania N.

Serangan Gas Air Mata Saat Demo DPR



Jakarta, 24 September 2019 - Sekitar pukul 3 sore, rombongan anak UI kloter 2 sudah  sampai di samping JCC, Senayan. Jalanan sudah dipenuhi dengan berbagai kampus, mengharuskan sekumpulan mahasiswa berjaket kuning ini turun dari bus dan berjalan menuju gedung DPR sekitar 1.5 KM. Namun, dikarenakan mahasiswa, rombongan ini sedikit terhambat hingga akhirnya berhenti di dekat jembatan Ladogi, Jalan Gerbang Pemuda, Senayan.. 



Mahasiswa berjaket kuning tidak semerta datang demo saja ke DPR. Namun, terdapat 7 tuntutan yang sekiranya harus diketahui oleh DPR. Mulai dari keresahan mahasiswa yang menganggap beberapa RUU di dalamnya masih banyak pasal yang belum jelas dan harus direvisi.
Sekitar pukul setengah 5, massa aksi UI akhirnya kembali balik arah untuk pulang karena serangan gas air mata dan berlanjut sekitar hampir pukul 5 sore massa aksi yang ada di depan gedung DPR ditembaki dengan water canon. Akhirnya mahasiswa UI kloter 2 ini tidak sampai ke depan gedung DPR. Berjalan berbalik arah, massa tidak dapat berbalik ke arah bus parkir karena jalan diblokade oleh kampus lain. Kemudian massa berjalan ke arah GBK pintu 10. 

Tidak sampai 5 menit, massa UI sedang beristirahat untuk duduk di bawah, terdengar bunyi gas air mata seperti diledakkan sebanyak lebih dari 3x. Sontak massa yang yang sedang duduk berlarian panik masuk ke arah dalam lingkar GBK.
Tak lama massa UI duduk sebentar bahkan ada yang isnggah di kios untuk membeli minum. Namun apa yang terjadi, massa UI malah kembali diterror dengan dentuman gas air mata dengan kabut asap abu-abu tebal yang membuat seluruhnya kocar-kacir.
Orang-orang yang sedang jogging dalam GBK pun terheran melihat massa UI yang berlarian lebih kencang daripada mereka. Tak lama setelah itu, massa UI akhirnya duduk kembali untuk berkumpul dengan fakultasnya masing-masing untuk kembali pulang ke rumah.
Reporter dan Fotografer: Fathania N.
Diberdayakan oleh Blogger.
 

Fathania Nazmi Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review